Be-bakaran Bersama Disabilitas ?

Halo kawan selamat Idul Adha yaaaa… Happy Ied Mubarak.

Momen Idul Adha yang juga bertepatan dengan berbagi daging dan makan daging dimanfaatkan teman teman komunitas mata hati untuk bakar bakar daging.

kita dapat rezeki donasi satu ekor si embek kambing untuk dinikmatin bersama pada 2 Agustus 2019 . Alhasil di minggu cerah ceria ini Basecamp Komunitas Mata Hati di Rungkut Asri ramai suara suara ketawa ketiwi.

Disana ada team relawan yang sedang membungkus makanan , ada yang menyiapkan arang serta membuat api di area panggangan, dan ini yang paling seru adegan motong memotong daging serta menusukan daging ke tusuk sate.

Spesial di kegiatan ini serta menjadi menegangkan. Ya apalagi kalo bukan adegan tunanetranya yang memotong, mengiris dan menusuk daging.

Dani menggunakan pisau besar dan talenan hijau memotong daging kambing

setelah kita dengan posisi masing masing untuk beraktivitas. Dani pergi ke dapur , ternyata mencari pisau. Danny yang kita tahu tunanetra telah sampai ke teras dengan pisau yang besar di tangan. Dia hendak memotong daging. Mengerikan !!!!! Bagi yang tidak pernah melihat tunanetra menggunakan pisau pasti kuatir tangan akan teriris. saya saja yang sudah sering bersama mereka ngeri ngeri sedap .

Tapi ya begitu, mereka (tunanetra) sama saja seperti kita. melakukan aktivitas secara biasanya – daily activities seperti kita yang bisa melihat – lakukan. Bisa memasak, mencuci baju, plesir ( berjalan jalan) , punya pacar … ehhhh….. 🙂 , pergi ke minimarket, pergi ke pasar, menggunakan gadget dan pasti hampir semuanya yag memiliki gadget memiliki media sosial. Tanya deh nama instagram nya apa. Pasti setelahnya kalian akan disuruh follow. He he he he….

Tidak perlu terlalu kuatir mereka akan menghadapi bahaya, tentu saja setiap makhluk hidup diberikan naluri untuk menjaga dirinya sendiri. percaya saja mereka mampu dan bisa melakukan semua hal yang sama kita lakukan sehari hari.

Ketawa ketiwi karena gak berhasil menusukan daging ehhh malah patah tusukannya. Asal jangan hati orang aja yahhh yang dipatahkan …ups ….

Bagian terbaik adalah pengalaman menusukan daging yang telah selesai di potong potong. mas mas nya ini mengajarkan adik kecilnya, syirin , adek cantik kelas 4 SD Yayasan Pendidikan Anak Buta (YPAB) Surabaya. Syirin agak kesulitan menusukan daging ke tusukan. Tapi yeayyyy…akhirnya berhasil juga. Gak semudah yang kita lihat loh, karena teman tunanetra harus membayangkan daging tidak mengumpul mbulet di satu posisi. Tapi kita berusaha menggambarkan daging harus di jeber jeberkan – dilebarkan – supaya pipih dan di tusuk memanjang agar gampang kebakar dan merata.

saat nya sate matang dan siap santap. yummmyyyy…enak ini…..
Bersiap makan, berdoa dulu

Horeeeee…. akhirnya sate matang . Siap di santap. Sebelumnya kita berdoa dulu ya sebelum makan. Dipimpin ustadz arif berdoa menurut agama dan kepercayaan masing masing.

Enak ya azwar sate nya? makan berapa tusuk ? kayaknya 25 tusuk deh.

Alhamdulillaah semua puas makan hasil bebakaran teman teman disabilitas netra. Dimulai proses motong daging, tusuk tusuk, dan bakar. Hmmmm … lezat.

Siapa bilang mereka (Disabilitas) tidak bisa ngapain ngapain? Mengampuhkan mereka membuat mereka tidak berdaya. Selalu melayani dan menyediakan segala sesuatunya “sudah jadi” akan membuat mereka lemah. Terlalu sering melarang dan berkata ” Jangan ” tidak membuat disabilitas aman. Jangan pakai bla…bla… Tidak boleh blaa…bla…. Nanti kamu celaka jika blaa…blaa…. tidak akan menyelesaikan persoalan di kehidupan mereka saat ini dan di masa mendatang. Biarkan mereka melakukannya.

Beri mereka kesempatan untuk hidup berbaur, bersama melakukan aktivitas sehari hari seperti kita yang tidak disabilitas. Karena sebenarnya sama saja kita dan mereka. Apa yang tidak bisa? memotong dan menggunakan pisau saja mereka bisa 🙂

Di tutup shalat dzuhur berjamaan di pimpin ustadz arif

Akhirnya selesai juga acara bebakaran hari ini. Oiya , tidak hanya tunanetra saja. Disabilitas tuli juga tadi ikut bergembira bersama. Dan malamnya disusul fazal, disabilitas intelektual/ TG ikut menikmati sate dan gule. Terimakasih Om TJ donatur embek yang membuat hari ini bergembira menikmati sate dan gule. (DIR)

Leave a Reply