PERTUNJUKAN SENI:

KOVID (KOLABORASI VIRTUAL INKLUSI DISABILITAS)

Musik merupakan bahasa universal. Harmonisasi yang terkandung unsur-unsur berbeda namun menghasilkan keindahan melambangkan keberagaman yang menyatu. Ini bak manusia Indonesia yang terdiri dari ragam latar belakang berbeda namun satu jua. Tak terkecuali insan disabilitas yang wajib turut berkontribusi dalam membangun bangsa.
Sepuluh persen dari warga Indonesia adalah disabilitas. Ini bukan jumlah sedikit. Namun tak semua kalangan masyarakat non disabilitas memiliki pengetahuan soal insan disabilitas berikut seluk-beluknya. Penyampaian informasi dan sosialisasi kepada masyarakat harus sering dilakukan agar tak terjadi salah perlakuan terhadap insan disabilitas yang dapat menghambat potensi mereka dalam berpartisipasi. Potensi insan disabilitas yang sepuluh persen itu mesti selalu disosialisasikan sehingga tercipta masyarakat inklusif di tengah keanekaragaman yang ada.
Komunitas Mata Hati, sekumpulan anak negeri yang terdiri dari disabilitas dan non disabilitas turut berupaya mewujudkan masyarakat inklusif menggunakan musik sebagai media penyampai pesan akan menyelenggarakan :

KOVID (Kolaborasi Virtual Inklusi Disabilitas) menyuguhkan: paduan musik dan lukisan sarat pesan sosial.
Bagaimana Prana dkk menyuarakan sketsa Faldi? Bagaimana Faldi melukis simponi Prana dkk?
Penasaran? Hadiri!!!

KOVID 27 by Komunitas Mata Hati!
Sabtu 27 Maret 2021 pukul 19.00-21.00 WIB Melalui Zoom Meeting..

Daftarkan dirimu segera secara gratis melalui:
http://bit.ly/pskovid

teaser: http://bit.ly/teaserpskovid
CP: Prana, http://wa.me/628123239802

#KomunitasMataHati

#InklusiDariDiriSendiri

Leave a Reply