Vision-Mission

Visi :
Sebuah tempat dimana warga dunia berproses kepekaan kepedulian terhadap sesamanya melalui seni dan kreasi

Misi :

Mengasah kemampuan seni dan kreasi, bekerjasama, beradaptasi dan kepedulian terhadap persoalan kemanusiaan

Nilai-nilai, BAHWA :
– Musik adalah media komunikasi
– Setiap orang mempunyai potensi peduli
– Setiap orang mempunyai potensi berkolaborasi
– Setiap orang harus saling menghargai, egaliterian
– Ikhlas adalah kunci perjuangan
– Setiap orang saling mengisi
– Setiap orang harus memegang janji dan komitmen, satu kata satu perbuatan
– Setiap orang HARUS TIDAK DESKRIMINATIF

 

MIMPI iNDah Lagii….

Bergabungnya beberapa rekan-rekan baru mewajibkan anggota-anggota lain di Mata Hati untuk menjelaskan visi/misi dan tetek-bengek yang ada di KMH. Sabtu dua belas April 2014 dipilih sebagai hari yang pas. Gandi, Basyir, Eka, dan yang ndak mau ketinggalan, Danny,  sudah siap di tempat Tepat pukul 09:00 WIB yang disusul Ratih beserta suami tercinta, Ponco dan berturut-turut Yoga, Ipung dan Prana.

Visi “Sebuah tempat dimana warga dunia berproses kepekaan kepedulian terhadap sesamanya melalui seni dan kreasi” Yang dibuat tahun 2009 bukannya sudah usang, namun lebih dikrucutkan. Setelah memfasilitasi beberapa lembaga lalu terpikir jangan-jangan visi misi Mata Hati sendiri belum mengerucut. Seperti yang telah disepakati tahun 2009,  teman-teman ingin ada suatu tempat untuk berkreatifitas. Tapi kalau tidak ditentukan kapan, waktu pencapaiannya jadi tidak jelas.

 

Setelah melewati penggalian informasi, berikut usulan yang muncul :

Eka mengusulkan ada office hours, ada karyawan, relawan, ada badan resmi dengan akta jelas. Eka mengisyaratkan KMH menjadi lembaga yang serius sperti banyak LSM yang lain.  “Beberapa karyawannya harus ada yang penyandang disabilitas” tegas Prana.

 

Jossy Abi  mengusulkan bahwa KMH bisa bekerjasama dengan perusahaan. “Semangatnya adalah kita sudah punya website, informasi sudah mengglobal sehingga orang kalau cari info sudah bisa dan lihat kegiatan dan portfolio kita. Orang sudah lihat kesitu sehingga apa yang digagas teman-teman sudah on the track” jelasnya. Ia juga mengusulkan adanya divisi-divisi sesuai dengan menu yang dipunyai Mata Hati.

 

Yang lain juga tak mau ketinggalan. Ide-ide cemerlang terus bermunculan. Sekolah, advokasi penyandang disabilitas, jadi lembaga yang unik, sampai pad aide yang,, idem saja. Glodak…

Gandi merumuskan ide dari sekian kepala itu.

Sebuah Tempat Kaum Disabilitas Belajar Memantaskan Diri Tahun 2017”, muncul sebagai visi Mata Hati  tiga tahun ke depan.

 

Inilah waktunya. Mata Hati segera rapatkan barisan. Dengan yakin pada diri dan percaya pada kuasa Tuhan yang telah merahmati Indonesia dengan kemerdekaan, dua belas April 2014,  12 4 14 ,  jadi titik start terwujudnya visi KMH untuk rekan-rekan disabilitas. Bagi yang satu tujuan mari bergabung. Dengan yang tidak setuju, mari dukung saja. Meski hanya doa diterima juga kok…Bagi para donatur yang telah berpartisipasi sekian lamanya KMH juga ucapkan terimakasih tak terhingga karena sudah melibatkan diri pada setiap kegiatan . Salam damai untuk semua.

 

Seperti kami dengungkan sejak 2008, kami yakin, Masih Banyak Orang Baek di Negri Ini…”